Kampung KB dilaksanakan di Desa Temurejo
diwilayah UPTD Puskesmas Medang Kab. Blora diartikan semata sebagai upaya
meningkatkan penggunaan kontrasepsi, Prevalensi penggunaan kontrasepsi di
Indonesia lebih dari 60-65 persen. Ini artinya pada sekitar 40.000 desa
terdapat lebih dari 65 persen keluarganya menggunakan kontrasepsi. Pada desa
lain, setengah jumlah keluarga atau kurang sedang menggunakan kontrasepsi atau
sedang berusaha. Melalui usaha yang simpati, kontrasepsi ada di mana-mana,
mudah dan murah, setiap tahun dengan mudah 5.000.000 atau lebih keluarga baru
akan bergabung.
Apabila diarahkan pada sasaran keluarga dan
penduduk yang tepat, akan menghapuskan kemiskinan dan kelaparan serta membawa
kemakmuran, peningkatan IPM dan pemeliharaan EF yang baik. Rakyat desa pada
Kampung Berdaya (Kampung KB) mendambakan “kegiatan bersama” (kb) yang mendorong
dan membantu pembangunan keluarga sejahtera sebagai mana diputuskan PBB sebagai
bagian pembangunan global berkelanjutan dengan target penghapusan kemiskinan
dan kelaparan pada akhir tahun 2030